Connect with us

Uncategorized

Ini Manfaat Luar Biasa Berhubungan Seks di Pagi Hari

Published

on

Ilustrasi (Doc.net)

JARRAKPOSACEH – Aktivitas berhubungan seks adalah sesuatu yang lazim bagi pasangan suami istri. Selain menyenangkan, aktivitas bercinta juga menyehatkan, apalagi jika dilakukan di waktu pagi hari.

Berikut adalah enam manfaat bagi kesehatan tubuh ketika melakukan hubungan seks di pagi seperti dilansir dari Hallo Sehat, Sabtu, (21/12/2019).

1. Mengurangi pegal-pegal

Endorfin adalah zat alami yang berfungsi mengurangi rasa sakit sehingga pegal-pegal tergantikan dengan badan yang terasa lebih enteng dan bugar. Sekali dayung, dua tiga pulau terlewati, ‘kan?

2. Bikin Anda berdua tambah mesra

Saling memeluk, mencium, atau membelai lembut satu sama lain di pagi hari membantu tubuh memproduksi lebih banyak hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta.

Oksitoksin adalah senyawa kimia di otak yang mengontrol perasaan cinta, sayang, dan emosi positif lainnya. Dengan pelepasan hormon cinta ini, Anda akan merasa lebih nyaman, intim, dan terikat dengan satu sama lain.

Selain itu, seks pagi-pagi juga sekaligus menjadi cara yang baik untuk melampiaskan gairah yang terbendung sejak lama karena kadar hormon estrogen dan testosteron cukup tinggi di awal hari sehingga gairah seksual jadi lebih besar dan ereksi jadi lebih kuat.

Semakin bergairah, tentu performa Anda berdua di atas ranjang akan lebih mantap sehingga kepuasan fisik dan emosional setelah seks pun terasa lebih menguntungkan.

3. Bikin mood lebih baik

Produksi hormon endorfin dan senyawa oksitoksin dalam otak selama Anda berdua bercumbu terbukti membuat hari Anda jadi lebih menyenangkan.

Kombinasi keduanya dapat membantu membuat mood jadi lebih baik dan mengurangi gejala stres. Akibatnya, Anda berdua jadi tidak gampang terpengaruh stres dan cemas berlebihan selama menjalani kesibukan. Anda berdua juga jadi lebih semangat.

4. Meningkatkan daya ingat

Tak disangka, manfaat seks di pagi hari juga dapat dirasakan oleh otak. Sebuah studi dari Oxford University di Inggris pernah menyatakan bahwa seks berpotensi mendukung daya ingat Anda karena selama itu akan ada banyak sel-sel otak baru yang tumbuh. Proses peradangan otak juga akan berkurang karenanya.

Selain mengasah daya ingat, seks di pagi hari juga membantu Anda lebih fokus dan produktif untuk menyelesaikan semua pekerjaan dengan lebih efisien.

5. Meningkatkan daya tahan tubuh

Seks sama seperti olahraga. Sama-sama membuat kita aktif bergerak dan memacu denyut jantung lebih cepat sehingga badan jadi berkeringat. Nah, melakukan aktivitas fisik yang mirip seperti kardio ini terbukti dapat membantu memperkuat metabolisme dan daya tahan tubuh.

6. Bikin awet muda

Semua hormon menguntungkan yang diproduksi otak selama Anda memadu kasih dengan pasangan dapat membantu mencegah penuaan. Manfaat seks yang menyenangkan, bukan?

Studi yang diberitakan pada laman BBC News menunjukkan bahwa orang yang melakukan seks 3 kali atau lebih dalam seminggu memiliki wajah yang tampak lebih muda daripada orang yang jarang bercumbu. Apalagi jika dilakukan di pagi hari, setelah Anda sudah tahu apa saja manfaatnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Ronny : Potong Tangan Koruptor Aceh Timur !

Published

on

By

Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, mendesak DPRK Aceh Timur membuat qanun, agar kedepannya diberlakukan hukum potong tangan bagi koruptor di Aceh Timur.

Hal itu disampaikan Ronny pasca tiga terpidana perjudian menjalani eksekusi cambuk di Halaman Masjid Agung Darussalihin, Gampong Jawa, Idi Rayeuk, Aceh Timur, pada Hari Senin (24/2/2020).

“Miris sekali, sepertinya selama ini hanya rakyat kecil saja yang dicambuk, sementara para koruptor tidak tersentuh hukum syariat sama sekali, jika benar – benar menerapkan hukum islam, maka koruptor harus dipotong tangannya, tapi mengapa tidak terjadi, benar – benar tidak adil,” kata Ronny, Senin 24 Februari 2020.

Ronny menilai penerapan hukum syariat di Aceh Timur hanya sandiwara pencitraan, terkesan tebang pilih dan hanya menyasar kaum lemah saja.

” Kita ini merasa paling beriman dan mengaku menerapkan hukum agama, tapi kita pura – pura buta dan tidak sadar, jika telah menista agama, dengan hanya menerapkannya pada kaum lemah saja, rasanya benar – benar tidak adil, jika para pejabat korup dan menyimpang santai – santai saja tidak tersentuh hukum syariat ini,” ujar putera Idi Rayeuk berdarah Aceh -Minang itu.

Ronny berharap para ulama mengawasi nilai – nilai keadilan dalam penerapan hukum syariat di Aceh Timur.

” Kita mohon para ulama kita, memperhatikan apakah pemerintah telah berlaku adil terhadap rakyat dalam hal penerapan hukum syariat di sini, karena para ulama punya otoritas besar dalam hal ini untuk mengingatkan lembaga penegak hukum,” sebut Ronny.

Ronny mengingatkan, jika hukum syariat hanya diberlakukan bagi kaum lemah, maka para pemimpinlah yang akan menanggung akibat dari ketidakadilan tersebut dan akan terus kehilangan kepercayaan dari rakyat selamanya.

” Jika para pemimpin berlaku tidak adil dalam hukum ini, itu namanya zalim, dan mereka akan mempertanggungjawabkannya di akhirat nanti,” pungkas eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Aceh itu menutup keterangannya.

Continue Reading

Uncategorized

Mahasiswa Aceh Minta Jokowi Bangun Rumah Dhuafa Di Aceh

Published

on

By

MALANG, JARRAKPOSACEH.COM – Mahasiswa Aceh di Malang meminta Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko widodo untuk membangun rumah dhuafa di Aceh, bertepatan dengan kedatangan Presiden Jokowi ke Aceh.

Permintaan tersebut, disampaikan melalui spanduk berukuran 3×1,5 meter dengan bertuliskan “Pak Jokowi, kalau ke Aceh tolong bangun rumah dhuafa, Plt Gubernur lagi sibuk, Pak Jokowi saja yang bangun”, demikian tulisan dalam spanduk yang di bentangkan oleh Muhammad Rifqi mahasiswa fakultas Hukum dan Lathifa Al Mughnii Mahasisi Fakultas Psikologi di Universitas Wisnuwardhana Malang, Sabtu, 22 Februari 2020.

“Pesan ini, kami sampaikan ke Pak Jokowi yang saat ini mengunjungi Aceh, dan kami berharap, agar pesan ini tersampaikan ke Pak Jokowi, agar masyarakat Aceh yang sudah dijanjikan untuk di bangun rumah dari tahun lalu sampai sekarang belum juga di banguan oleh Pemerintah Aceh.

“Kami maklum kalau Plt Gubernur sangat sibuk sekarang, tidak sempat mengurusi rumah untuk masyarakat prasejahtera, oleh karena itu, kami sampaikan ke Pak Jokowi. Karena kami lihat, pak Jokowi sangat cepat merespon keluhan rakyat,” katanya

“Semoga pesan ini mendapat respon cepat dari pak Jokowi,” terang Rifqi saat membentangkan spanduk tersebut di depan Gedung Pasca Sarjana Universitas Wisnuwardhana Malang tersebut ( Red )

Continue Reading

Uncategorized

Mafia Peradilan di Jakarta

Published

on

By

[pl_row] [pl_col col=12] [pl_text]

Rohadi Siap Ungkap Mafia Peradilan Di DPR
Jakarta, – Mantan Panitera Pengganti PN Jakarta Utara Rohadi menegaskan saat ini dirinya telah siap untuk membuka skandal mafia peradilan yang ada didalam sistem hukum Indonesia dan melibatkan sejumlah sosok yang memiliki impunitas.
Penegasan ini disampaikan Rohadi saat ditemui awak media di Lapas Suka Miskin dan melalui kuasa hukumnya, Yanto Irianto. Dia mengatakan, kliennya sangat siap untuk membeberkan semua praktek mafia hukum yang terjadi dilembaga peradilan hingga keakar-akarnya dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
“Kami mendesak Komisi III DPR RI untuk segera memanggil kliennya untuk dapat memberikan kesaksiannya secara terang benderang didepan para anggota dewan,” tegas Yanto dikantornya pada Jumat (20/12) lalu.
Rohadi sendiri menurut Yanto, tidak ingin meminta hukumannya dikurangi atau dibebaskan tetapi ingin para pelaku yang juga terlibat dalam kasusnya seperti hakim yang menjadi otak pelaku turut diproses.
“Rohadi siap menjadi justice colaborator agar persoalan mafia hukum yang terjadi dilembaga peradilan bisa dibongkar. Jangan sampai terjadi adanyaRohadi-Rohadi lainnya yang mengalami nasib serupa dikemudian hari,” ungkap Yanto mengutip Rohadi.
Diketahui, kasus skandal suap pendangdut Saipul Jamil yang melibatkan Rohadi ini banyak ditemukan kejanggalan. Mulai dari vonis otak pelaku suap yang diterapkan kepada seorang penghubung, hingga orang-orang yang juga disebut terlibat namun tidak tersentuh hukum karena memiliki impunitas.
Kasus Rohadi juga tengah menjadi perhatian publik hingga banyak pengamat, praktisi hukum angkat bicara. Hampir rata-rata mereka memberikan dukungan kepada Rohadi untuk menguak semua skandal mafia hukum diperadilan. Bahkan saat ini kasus itu sudah menjadi perhatian pihak DPR RI.
“mengapa sejumlah nama lain yang sudah diungkapkannya dipengadilan tidak tersentuh hukum? Mengapa KPK tidak bergerak membongkar praktek-praktek mafia hukum didalam kasus itu? Bukti-Bukti tentang keterlibatan sejumlah orang itu sudah dia ungkapkan secara terang benderang. kenapa KPK tidak mau membuka bukti-bukti yang sudah ada,” ungkap Yanto.
Dukungan juga disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani yang menegaskan bahwa pihaknya sudah merespon semua upaya Rohadi dalam menguak skandal mafia hukum dan dalam mencari keadilan.
“Bongkar saja. Kami akan bantu mengangkat kasusnya, kalau ada dugaan ketidakadilan atau impunitas terhadap pihak-pihak tertentu,” ungkap Arsul.
Sebelumnya, sebuah media online, Oke Zone memberitakan pada 2016 silam bahwa, Salah satu Majelis Hakim bernama Ifa Sudewi yang menangani perkara pencabulan Saiful Jamil pernah bertemu dengan Pengacara Saiful Jamil, Berthanatalia Ruruk Kariman yang merupakan istri dari seorang Hakim bernama Karel Tuppu. Pertemuan itu diakui Bertha dalam Pengadilan Tipikor. Ifa Sudewi sendiri saat ini menjabat sebagai Majelis Hakim yang
“Saya bertemu dua kali dengan Ifa, pertama didepan ruang kerja dan keduanya hanya berdiri dilantai dua pengadilan,” ungkap Bertha saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya pada Senin (24/10/16) seperti yang ditayangkan Oke Zone.
Pada Pengadilan Tipikor itu, Bertha mengaku saat bertemu dengan Hakim Ifa Sudewi tidak didampingi Rohadi kendati sebelumnya sempat bertemu Rohadi dan meminta izin kepadanya untuk bertemu Ifa Sudewi.
“Jadi waktu itu saya mau hadap Ibu Ifa dan menelepon Rohadi tapi ternyata sudah dirumah. Saya bilang mau menghadap, dia bilang masuk saja masuk saja,” uajr Bertha.
Kendati demikian, Bertha pada waktu itu juga mengaku pertemuannya dengan Hakim tidak membahas tentang rupiah atau kesepakatan, dan itu merupakan pertemuan pertamanya dengan Hakim Ifa usai menangani kasus Saipul Jamil.
Dasar inilah yang kemudian menjadi perhatian publik dan menjadi bukti terkait keberadaan tokoh yang memiliki impunitas dan tidak tersentuh hukum.
Rohadi sendiri, mengatakan pertemuan Hakim Ifa Sudewi dengan Berthanatalia adalah pelanggaran berat yang seharusnya tidak dilakukan sebagai seorang Hakim. Karena hal itu sudah tertuang dalam Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Republik Indonesia Nomor 02/PB/MA/IX/2012 dan Nomor 02/PBP.KY/09/2012 tentang Panduan Penegakkan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.
Pada Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Republik Indonesia Pasal 5 ayat (3) huruf e yang berbunyi “Hakim tidak boleh berkomunikasi dengan pihak yang berperkara diluar persidangan kecuali dilakukan didalam lingkungan gedung pengadilan demi kepentingan kelancaran persidangan yang dilakukan secara terbuka, diketahui pihak-pihak berperkara, tidak melanggar prinsip persamaan perlakuan dan ketidak berpihakan.”
Apa yang dilakukan Hakim Ifa Sudewi telah melanggar Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Republik Indonesia pada Bab IV Pasal 18 ayat (3) huruf a (Pasal 5 ayat (2) huruf a,b,c,d,e dan f.
Pada Bab IV dalam Peraturan Bersama Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial Republik Indonesia berisi tentang Tingkat dan Jenis Pelanggaran, sementara itu, pertemuan antara Hakim dan Pengacara yang berperkara masuk dalam pelanggaran berat Pasal 18 ayat (3) huruf a. Dengan sanksi mulai dari pembebasan dari jabatan, Hakim nonpalu lebih dari 6 (enam) bulan dan paling lama 2 (dua) tahun, penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah paling lama 3 (tiga) tahun, pemberhentian tetap dengan hak pensiun hingga pemberhentian tidak dengan hormat.
Sementara itu, menilik pertemuan Hakim Ifa Sudewi dengan Berthanatalia yang diungkap sejak 24 Oktober 2016, itu artinya sudah berjalan selama tiga tahun dan Hakim Ifa memiliki impunitas pasalnya tidak tersentuh hukum atau sanksi apapun.
“Sudah tiga tahun lamanya, hakim-hakim yang terlibat dalam skandal suap pedangdut Saipul Jamil tidak tersentuh hukum. Apakah hukum bisa berpihak, apakah memang ada kelompok yang punya hak impunitas walau melanggar hukum. Ini tidak adil dan harus diungkap demi terciptanya kebenaran dan keadilan dalam persamaan hukum,” tegas Rohadi saat dimintai keterangan oleh awak media di Lapas Suka Miskin pada Sabtu (7/12) lalu. (Red)

[/pl_text] [/pl_col] [/pl_row]
Continue Reading

Trending