Banda AcehDaerahLhokseumaweNasionalNewsOlahraga

Mengenal Sosok Fakhrurrazi Quba, Man Of The Match Dalam Laga Persiraja VS MU

BANDA ACEH (JARRAKPOSACEH.COM) – Fakhrurrazi Quba atau akrab di panggil quba adalah kiper terbaik yang dimiliki persiraja banda aceh saat ini, bahkan sebagian pecinta Persiraja Banda Aceh menjuluki pria yang akrab dipanggil Quba tersebut sebagai David de Gea nya Indonesia.

Pria kelahiran di Pante B Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara, 29 September 1989 ini merupakan anak pertama dari enam bersaudara hasil perkawinan Tgk Syarbaini (almarhum) dan ibunya Jumaniah. 

Pria yang akrab disapa Quba ini pernah gantung sepatu selama dua tahun (2016-2018) karena cedera. 

Oleh karena itu, selama dua tahun itu, ia istirahat total tanpa melakukan aktivitas lain selain berobat.

Keahlian Quba dalam menjaga gawang agar tak kebobolan sangat membanggakan, hal ini dibuktikan dengan dua pertandingan persiraja banda aceh di liga 1, gawang Fakhrurrazi Quba belum kebobolan satu gol pun

Oleh karena itu sebagian pecinta Persiraja Banda Aceh menjuluki pria yang akrab dipanggil Quba ini sebagai David de Gea Indonesia.

Quba memulai kariernya di klub PSLS Lhokseumawe 2008, Quba juga sempat membela Semen Padang FC pada tahun 2013 s/d 2016.

Namun setelah habis masa kontraknya dengan Semen Padang, ia mulai menghilang dari dunia sepak bola tanar air. 

Setelah habis masa kontrak dengan Semen Padang, Quba juga ditinggal pergi Ayahanda tercinta untuk selamanya.

Mulai hari itu, Quba menjadi tulang punggung keluarga.

Ia bertangungjawab terhadap lima adiknya yang masih kecil.

Bagi Quba, sepak bola bukan hanya semata hobi, tapi juga pekerjaan.

Pasalnya dengan bermain bola ia bisa membiayai segala kebutuhan keluarga di kampung halaman.

Hal ini juga yang menjadi motivasi bagi Quba bangkit setelah dua tahun terpuruk karena cidera.

Memiliki teman-teman yang peduli sebuah keberuntungan bagi Quba, pada tahun 2019 ia mendapatkan tawaran bermain dengan Laskar Rencong, ia dihubungi teman-teman lamanya mengajak bergabung.

“Saya diajak teman-teman bergabung, Komul Defri dan teman-teman lainnya” Ucap Quba mengingat.

Baginya, kembali bermain bola apalagi bisa berlaga di Liga 1 membuatnya kembali semangat dan hampir lupa pernah hampir pupus harapan pada bola.

“Untuk saat ini, saya fokus pada Liga 1, berusaha memberikan yang terbaik pada tim,” tutupnya (Kh.Kp)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button