BireuenCoronaDaerahKesehatanNews

Pemkab Bireuen Alokasikan Dana 4,6 Miliar Untuk Antisipasi Wabah Covid-19

Foto : Suasana konferensi pers Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Bireuen (JARRAKPOSACEH.COM/SL)

Bireuen, JARRAKPOSACEH – Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mengatisipasi wabah Virus Corona (Covid -19) Bireuen, menggelar Konferensi Pers yang berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Senin (30/3/2020).

Husaini, SH, MM selaku Jubir Gugus Tugas Percepatana Penanggulangan Covid 19 Bireuen, menyampaikan dalam sambutan, Pemkab Bireuen telah melakukan sejumlah langkah dan upaya untuk Mangatisipasi wabah Virus corona, diantaranya, telah menyediakan dua kamar isolasi di RSUD dr Fauziah Bireuen, dengan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, perawat IDG, supir ambulance,

Dan kegiatan yang dilaksanakan yaitu aktivitas cuci tangan dengan sabun dan pengadaan masker dan meliburkan sekolah serta melakukan patroli secara bergilir.

Terkait warga yang baru pulang dari luar daerah dan luar negeri, Dapat melakukan pendataan oleh aparatur desa, kemudian dipantau oleh pihak puskesmas Kecamatan, sebutnya Husaini.

Sementara itu, pada 29 Maret 2020, jumlah data, orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Bireuen, sebanyak 31 orang, dia juga meminta warga agar tidak panik namun harus tetap waspada.

Dan jika ada yang mengalami batuk, pilek apalagi sesak nafas segera laporkan ke PKM terdekat,” kata staf Ahli Bupati Bireue itu.

Terkait persiapan tempat isolasi atau karantina di Gedung UPTB Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh di kawasan Batee Geulungku, Kecamatan Pandrah, hal itu sesuai hasil rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19, rencananya pada selasa besok (31/3/2020) akan dilakukan gotong royong bersama untuk membersihkan lokasi tersebut.

“Setelah itu baru akan kita lakukan persiapan alat-alat dan sarana yang dibutuhkan, paling lambat Satu minggu Ke depan Insya Allah sudah bisa digunakan,” sebut Husaini. 

Plt Bupati Dr. Muzakkar A Agani, SH, M,SI juga telah meminta kepada dinas terkait untuk menginventarisir kegiatan yang tidak mendesak untuk tidak dilaksanakan sementara waktu sesuai dengan surat erdaran.

Selain itu dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen, Zamri, SE dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Bireuen,

Pemerintah Kabupaten Bireuen menganggarkan Rp 4,6 miliar lebih untuk penanggulangan wabah corona (Covid-19) yang berasal dari pos dana tak terduga.

Dana untuk mengantisipasi virus Corona (Civid 19) yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen.

Tampak hadir pada konferensi pers tersebut Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani M.Kes, Plt Kadinkes Bireuen, dr Irwan A Gani, Sekretaris Gugus Tugas, Zaldi AP, S.Sos dan Kepala BPBD Bireuen, Sudirman ST serta Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos. (Syahrizal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button