Connect with us

Kriminal

Tidak Ada Uang Beli Chip, Dua Remaja Rampas Tas Wanita di Pidie Jaya

Published

on

Sigli, JARRAKPOSACEH — Dua remaja ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie Jaya karena melakukan aksi perampasan. Korbannya adalah seorang pengendara sepeda motor.

Belakangan diketahui, aksi perampasan dilakukan efek dari kecanduan bermain game online.

Untuk memenuhi kebutuhan koin taruhan (chip), keduanya diduga gelap mata hingga melakukkan aksi kejahatan dengan merampas tas pengendara sepeda motor di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Bunot, Kecamatan Meureudu, Pidie.

Dua remaja yang diamankan yakni As (17) dan MLF (20) warga Pidie Jaya karena diduga menjamret tas wanita di jalan raya, kata Dedi Mswar, Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Kamis (30/7/2020) .

Perampasan itu terjadi pada Rabu, 29 juli 2020 sekira pukul 23.30 WIB.

Seorang pengendara wanita melaporkan kehilangan sebuah dompet (dijamret) saat melintas di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Bunot, Meureudu.

Korban melapor kehilangan uang sebesar Rp 2,6 juta yang disimpan di dalam dompet yang dilarikan pelaku.

Beberapa jam setelah kejadian, kedua pelaku berhasil kita amankan, kata Dedi.

Hasil pemeriksaan semetara, MLF ternyata pernah terlibat dalam kasus serupa.

Keterangan kepada polisi, aksi kejahatan itu dilakukan dengan cara membuntuti korban dari belakang, saat suasana sepi pelaku merampas paksa tas milik korban dan kemudian melarikan diri.

Pengakuannya, tersangka sebelumnya juga pernah jambret dan hasilnya reancana mau mereka beli chip (koin game online) dan sisanya untuk jajan, ujar Dedi.

Atas perbuatan itu, keduanya terancam dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Lagi Kasus Penusukan Imam Masjid di Pekanbaru. Pelaku Mengaku Kecewa

Published

on

By

PEKANBARU, JARRAKPOSACEH.com – Yazid Umar Nasution (36) seorang imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin di Jalan Sumatera, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Riau, diserang seorang pria berinisial IM (24).

Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Kamis (23/7/2020), sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu, korban sedang memimpin doa usai menjadi imam shalat isya berjemaah.

Sebelum bacaan doa selesai, tiba-tiba datang seorang pria dari arah depan dan langsung melakukan penyerang terhadap korban.

Pelaku menghunuskan pisaunya ke arah korban. Namun, korban cepat menyadarinya dan langsung menangkis serangan pelaku.

Saat korban dalam posisi telentang, pelaku kembali menusuk dan mengenai bagian dada korban.

Saat itu, korban berusaha melawan dengan menendang pelaku tersebut. Sejumlah jemaah yang ada di dalam masjid langsung melindungi korban.


Sedangkan pelaku yang mencoba kabur berhasil ditangkap oleh para jemaah.

“Pelaku ini melakukan penyerangan terhadap korban dengan menggunakan pisau, sehingga korban mengalami luka gores di dada sebelah kiri,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes  Nandang Mu’min Wijaya seperti dikutip Kompas.com pada Jumat (24/7/2020).

Sebab, pelaku sebelumnya konsultasi dengan korban terkait permasalahan pribadinya.

“Jadi pelaku ini sudah beberapa kali berkonsultasi tentang permasalahannya. Namun, pelaku merasa tidak pernah mendapatkan solusi. Akhirnya diduga pelaku kecewa dan stres, kemudian pelaku melakukan penusukan terhadap korban,” kata Nandang.

Namun, polisi masih mendalami motif pelaku. Polisi juga akan memeriksa kejiwaan pelaku.

Continue Reading

Aceh Besar

KAPOLDA ACEH IKUT MUSNAHKAN LADANG GANJA SELUAS 15 HEKTAR DI HUTAN LAMTEUBA ACEH BESAR

Published

on

By

Foto : Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, ikut langsung ke lapangan memusnahkan ladang ganja di Lamteuba Seulimeum, Aceh Besar

Banda Aceh, JARRAKPOSACEH — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, ikut langsung ke lapangan memusnahkan ladang ganja seluas lebih kurang 10 hektar di hutan tanaman industri Lamteuba Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Senin 20/07/2020)

Dijelaskan Kabid Humas, Kapolda dalam kegiatan pemusnahan ladang ganja itu didampingi Irwasda dan sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Aceh Besar, sejumlah Pejabat TNI Aceh Besar dan Kajari Aceh Besar, Kepala BPBD Aceh Besar, sejumlah Pejabat Ditnarkoba Polda Aceh dan jajaran Polres Aceh Besar, dan ratusan Personel terdiri dari TNI dari Kodim 0101 BS, Personel Brimob dan personel Polres Aceh Besar.

Demikian kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, S.I.K., M.Si, dalam siaran persnya, Senin (20/07/20)

Kapolda yang turun langsung memusnahkan ladang ganja pada hari ini di delapan titik dan jarak rata-rata antara satu titik dengan titik lainnya lebih kurang 500 meter, sebut Kabid Humas.

Selanjutnya rincian pemusnahan ladang ganja di hutan Lamteuba itu yaitu ladang seluas lebih kurang 15 hektar, jumlah batang yang siap panen sebanyak lebih kurang 50.000 batang, jumlah batang yang masih semai 70.000 batang dan ketinggian batang mencapai antara 50 hingga 260 cm, jelas Kabid Humas.

Kegiatan pemusnahan ladang ganja itu dimulai sekira pukul 08.30 wib hingga pukul 12.30 wib Sambungnya.

Continue Reading

Aceh Utara

Warga Panton Labu Diamankan Pihak Polsek Tanah Jambo Aye Terkait Kasus Pencurian

Published

on

By

Tersangka Pencurian ditangkap pihak Polsek Tanah Jambo Aye pada Senin lalu (22/6/2020)

LHOKSUKON, JARRAKPOSACEH — Lelaki 33 tahun berinisial ANT warga Gampong Kota Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye ditangkap Polisi lantaran terjerat kasus pencurian dan kini harus mendekam dibalik jeruji besi rutan Polres Aceh Utara.

ANT ditangkap pihak Polsek Tanah Jambo Aye pada Senin lalu (22/6/2020) atas dasar laporan Polisi yang dibuat Maryana (38) seorang guru warga Panton Labu, Tanah Jambo Aye.

Korban melaporkan terjadi pencurian dirumahnya pada 18 juni 2020 lalu, sejumlah barang yakni 2 unit handphone dan 1 laptop dilaporkan hilang saat orang-orang dirumah korban tertidur lelap.

“Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan dan barang bukti yang cukup kami menangkap dan menetapkan ANT sebagai tersangka,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Zulfitri, Kamis (25/6/2020).

Ia menerangkan, pihaknya mengamankan tersangka di wilayah Kecamatan Baktiya, sejumlah barang bukti milik korban Maryana yakni Handphone Vivo dan Oppo berhasil diamankan dari pelaku.

“Ada satu barang bukti yang hilang yakni Laptop, yang menurut keterangan terasangka telah diserahkan ke seseorang untuk dijual, ini yang masih kita cari,” pungkas Kapolsek.

Continue Reading

Trending