News

BAS Aceh Serukan Plt. Gubernur dan DPR Aceh Minta Nasehat Ulama dan Wali Naggroe

JARRAKPOSACEH.com | Banda Aceh- Ketua Brigade Anak Serdadu (BAS) Aceh, Drs. Isa Alima mengajak semua kalangan terutama Plt. Gubernur Aceh dan DPRA untuk duduk bersama dan melibatkan peran Ulama dan Wali Naggroe dalam menuntaskan berbagai persoalan yang sedang terjadi di tanah Aceh Bumoe Serambi Mekkah tercinta, dengan tujuan untuk mencari solusi terhadap pembangunan dan kemakmuran masyarakat Aceh.

Menurut Mantan anggota DPRK pidie tersebut, hubungan eksekutif dan legislatif yang tidak harmonis, membuat Aceh semakin tak tentu arah. Terlebih beberapa waktu lalu DPRA sepakat Interpelasi terhadap Plt. Gubernur Aceh. Tentu akan membuat hubungan keduanya semakin meruncing dan memanas bahkan tak tau kapan kisruh ini akan berakhir.

Jangan lupa, kita masih punya Ulama dan Wali Naggroe, tempat kita meminta nasehat terhadap berbagai persoalan yang kita rasakan selama ini. Ulama jangan di butuhkan pada saat pilkada saja. kalau bukan ulama dan wali naggroe selaku orang tua tempat kita minta nasehat, lantas siapa lagi yang mau kita dengar imbuhnya, sebab Aceh bukan milik Gubernur dan DPRA saja, tapi milik seluruh rakyat Aceh. ini yang harus dipikirkan bersama, “Sebut Mantan Ketua Gerindra kebupaten pidie.

Isa Alima menuturkan, disaat masa konflik semua menginginkan perdamaian tercipta di Aceh, agar pembangun dan perputaran roda perekonomian di Aceh dapat berjalan kembali, tapi setelah 15 tahun terjadi perdamaian, mengapa Aceh seperti jalan ditempat. Jika hal ini terus berlarut dibiarkan maka besar kemungkinan stabilitas juga ikut tergangu khususnya ekonomi dan pembangunan.

Jika keduanya tergangu maka rasa aman dan nyaman masyarakat juga ikut terusik, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penerima Mandat di Aceh perlahan-lahan akan surut.

Isa Alima juga mengingatkan, kemajuan tidak akan datang jika sesama pemimpin saling bersiteru, sampai terlalu sibuk mencari yang paling benar. Padahal banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan bersama.

“Anda dapat bayangkan jika kepercayaaan masyarakat Aceh tak lagi ada, maka segera lah sadar, mandat yang anda terima untuk siapa?” Segera lah duduk bersama untuk mencari jalan keluar terhadap penyelesaikan masalah ini, sebagaimana istilah Pepatah Aceh “Ulee Beu Matee Ranteng Bek Patah”, Gata jeut Seunang Tapi Masyarakat Bek Susah.” tegas Isa Alima.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button