Aceh Besar

DEMA POSPERA Minta Pemerintah Buka Ruang Dialog Dengan Masyarakat Terkait Penggusuran Lahan di Kawasan DAS Krueng Aceh



JARRAKPOSACEH, Banda Aceh – Dewan Mahasiswa Posko Perjuangan Rakyat (DEMA POSPERA) Provinsi Aceh meminta Pemerintah untuk lebih memanusiakan manusia dengan menjamin keadilan masyarakat yang terdampak penataan pada kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh.

Pemerintah yang dimaksud adalah Pemerintah Aceh Besar, hal ini dikatakan oleh Ketua DEMA POSPERA Aceh, Angga Ramadahan melalui rilis yang dikirim ke JejaringNews.Id, Selasa (20/10).

Menurutnya, “Pemerintah dalam menanggapi permasalahan tersebut sudah tidak memiliki hati nurani dengan menggusur pengguna lahan di kawasan DAS Krueng Aceh, padahal ditengah pandemi Covid-19 seperti ini keadaan ekonomi masyarakat sedang sangat sulit.”

Kemudian dia menjelaskan bahwa “Masyarakat sangat paham tentang status kepemilikan lahan tersebut namun yang menjadi persoalan kenapa penggusuran terkesan sangat terburu-buru dan tebang pilih, padahal kita tahu ditengah pandemi Covid-19 ekonomi dunia sedang kacau, kita Aceh malah menggusur masyarakat yang menggantungkan hidupnya di lahan tersebut.”

Yang kita lihat, menurut Angga “Tidak hanya terburu-buru penggusuran ini juga sangat tidak transparan,tidak ada sosialiasasi kepada masyarakat, juga tidak ada kejelasan untuk apa lahan ini digunakan setelah dilakukannya penggusuran.”

“Bahkan ketika masyarakat meminta berjumpa dengan Bupati Aceh Besar untuk berdialog, tidak ada tanggapan, yang sangat mengecewakan lagi di lapangan terlihat adanya turun tangan TNI dalam penggusuran, padahal kita tahu trauma masyarakat akan konflik di Aceh masih sangat terasa,” tambah Angga.

Kami DEMA POSPERA meminta kepada Pemerintah khususnya pemerintah Aceh Besar untuk segera membatalkan kebijakan penataan Krueng Aceh karena kebijakan ini merugikan masyarakat dari segi ekonomi apalagi saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Kami juga meminta pemerintah untuk menjelaskan secara hukum terkait keberadaan Gedung Arsip Nasional (ANRI) dikawasan kenal banjir krueng Aceh jangan sampai terjadi tabang pilih dalam penggusuran ini.

Selain meminta Pemerintah untuk transparan, DEMA POSPERA juga meminta agar Pemerintah membuka ruang dialog terkait hal tersebut.

“Kita minta pemerintah untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat demi kebaikan bersama,jangan sampai penggusuran ini menimbulkan gejolak yang besar dari masyarakat sekitar.”

“Cukup saudara kita di Palestina yang merasakan sakitnya ditindas oleh Israel, jangan saudara kita di sekitar DAS Krueng Aceh,”tutupnya.[]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button