News

ASC: KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK Menjadi Perhatian Kita Bersama

JARRAKPOSACEH.Com | Banda Aceh- Atjeh Social Community (ASC) mengadakan diskusi bertajuk, Menggugat Tingginya Kasus Kekerasan dan Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Aceh, hari ini Selasa (20/10) melalui zoom meeting.

Acara ini turut dihadiri pemateri yang handal dibidangnya, seperti perwakilan dinas sosial Aceh, Psikolog, akademisi, direktur Flower Aceh, dan Komisioner PPAA.

Acara yang dipandu Muazzinah Yacob ini menjelaskan banyak hal tentang persoalan pelecehana seksual terhadap perempuan dan anak.

Acara yang dihadiri lebih seratus orang ini banyak mendapat respon terhadap pelaku pelecehan seksual dengan diberikan hukuman seumur hidup bahkan hukuman mati.

Hal ini menimbulkan banyak dugaan bahwa pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak merupakan penyakit sosial yang tidak bisa ditolerir.

Dalam kesempatan ini, direktur ASC, Fakhruddin pada diskusi ini mengatakan bahwa dari sisi sosial kemasyarakatan pelaku pelecehan seksula terhadap perempuan dan anak memang perbuatan yang sangat meresahkan.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa baru-baru ini di Aceh Timur telah terjadi pembunuhan dan pemerkosaan terhadap ibu usia 26 tahun.

Tentunya kondisi ini membuat masyarakat Aceh sangat marah terutama pada kasus pembunuhan anak usia 9 tahun.

Selain itu, Fakhruddin juga mengatakan bahwa diskusi ini akan kembali digelar pada waktu mendatang, mengingat bahwa sangat banyak persoalan di Aceh yang masih banyak menimbulkan tanda tanya, salah satunya terkait dengan aturan mengenai sanksi hukum bagi pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Aturan ini walaupun sudah ada, kita terus melihat dampak dari produk hukum ini, apakah berjalan maksimal apa belum”, Jelasnya, (20/10).

Fakhruddin berharap bahwasanya kasus-kasus seperti ini tidak terulang di Aceh, ini menjadi PR kita bersama untuk menjaga keluarga, lingkungan dan pergaulan sanak saudara kita, sehingga perbuatan yang menakutkan ini dapat diminimalisir, tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button