News

YLBH-AKA Minta Pemda Aceh Jaya Serius menangani progam Lahan Kombatan Gam

Jarrakposaceh.com|Calang – Yayasan Lembaga Bantun Hukum (YLBH-AKA) Meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya serius menangani program lahan Kombatan GAM yang telah dijanjikan. Kamis 22 Oktober 2020

Ketua YLBH-AK Aceh Jaya Melalui Deriktur eksekutif Rahmat fuadi mengungkapkan bahwa hal ini harus ditangani dengan extra serius dan tidak boleh dianggap sepele apalagi bila mengingat bagaimana perjuangan Kombatan dahulu

Saat ini Pemda Aceh Jaya baik Eksekutif atau Legislatif telah menyetui dan menyepakati program ini untuk dimasukkan kedalam APBK-P dengan Anggaran Senilai 3 Miliyar.

Namun dalam pelaksaan terjadi sedikit kendala akibat masalah pinjam pakai hutan dikarenakan berlokasi tepat pada hutan produksi, Selain itu ada sebagian masih atas izin HPH ( hak pengusahaan hutan) PT Aceh Inti Timber yang akan berakhir di 2029, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua DPRK Aceh Jaya Muslem D beberapa waktu lalu

Oleh karna itu ketua DPRK mendesak agar Plt Gubernur supaya menyikapi hal ini dan meminta dukungan dari komisi II DPRI M.Nasir Jamil.

Rahmad Fuadi Menambahkan bahwa ada beberapa poin yang sampaikan oleh Ketua DPRK Aceh Jaya Janggal

“Jika menargetkan lahan yang akan diserahkan terletak di hutan produksi maka sebenarnya lahan jenis apa yang akan diserahkan kepada mantan Kombatan GAM” tanyanya

Kami sangat berharab hal ini bisa diwujudkan secepatnya sehingga tidak perlu menunggu habisnya HPH (Hak pengusahaan hutan) PT Aceh inti Timber yang berakhir di 2029

Program ini harus dilihat dengan serius apalagi jika masih ada kombatan gam yang belum merasakan dampak positif setelah terwujudnya perdamaian.

Kami juga meminta tanggung jawab penuh kepada bupati Aceh Jaya sebagai pemangku kebijakan tertinggi sehingga tidak ada kesan bahwa program ini hanya terealisasi diprogram saja.Tutupnya [AL]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button