News

Momen Hari Pahlawan, Tarmizi Panyang Ajak Masyarakat Aceh Doakan Para Shuhada Korban Konflik

Banda Aceh, Jarrakposaceh.com – Momen Memperingati hari Pahlawan Merupakan momen dimana kita di ingatkan akan jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam mempertahan Negara ini terbebas dari penjajahan

Di momen ini, Ketua Fraksi Partai Aceh DPR Aceh Tarmizi alias panyang Mengajak jajaran Pemerintah, Tokoh Aceh, baik yang di Jakarta maupun Aceh serta seluruh masyarakat umum untuk ikut mengingatkan dan mendoakan korban konflik Aceh yang gugur saat bertempur di medan perang maupun masyarakat sipil lainnya.

Meskipun tidak terlibat secara nyata di gerakan Aceh merdeka dulu namun perjuangan yang telah berjalan itu tidak terlepas dari pada peran masyarakat sipil yang terus membantu setiap langkah. Setelah damai bisa menikmati bersama hasilnya hari ini

“Aceh sudah damai, kita bisa hidup dengan aman, bebas dalam berpendapat, berpikir, dan bertindak mereka para syuhada tidak membutuhkan apa-apa hanya doa dengan penuh keikhlasan dari semua” ujarnya Selasa 10 November 2020

Banyak sumbangsih mereka para syuhada untuk perdamaian ini, kalau dulunya kita tersandera dalam melakukan apapun baik dalam berpendapat, berpikir dan berbuat sebagai contoh

“Tidak bisa Menerabkan syari’at Islam di Aceh karena bertentangan dengan undang-undang Republik, namun hari ini patut disyukuri kita mempunyai hak dan fungsi yang bisa mengatur sendiri daerah ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku” pungkasnya

Harapannya untuk seleruh rakyat Aceh terus menjunjung tinggi nilai kebersamaan, jangan terpecah belah akibat adudomba dan politik sesaat

Tanpa kita sadari Aceh hari ini memiliki hal kekhususan yang tidak dimiliki oleh provinsi lain, apalagi banyak potensi di daerah ini baik SDM maupun SDA yang kaya raya

“Kalau seluruh masyarakat dan tokoh Aceh bersatu maka semuanya bisa kita maksimalkan dengan semestinya” ungkap Tarmizi

Saya juga menyarankan untuk Tokoh Aceh baik yang duduk di senayan sebagai DPR-RI, DPD-RI, dan profesional yang ada di Jakarta, serta ada juga di Aceh sebagai Akademisi, Pemerintah, DPR Aceh dan Tokoh Aceh lainnya untuk meninggalkan semua kepentingan pribadi dan kelompok ketika berbicara masalah Aceh

“Aceh ini terlalu luas, Membangunnya butuh kebersamaan dari kita semuanya tidak bisa sendiri-sendiri, sangat banyak turunan UUPA yang belum selesai” tambahnya

Tapi kalau seandainya semua tokoh Aceh bersatu, saya rasa Pemerintah pusat pun akan cepat merealisasikan apa yang menjadi hak kita tercantum dalam kesepakatan damai antara Pemerintah Pusat dan Gerakan Aceh Merdeka

“Jadikanlah momen hari pahlawan ini menjadi semngat awal kita dalam merajut kembali kebersamaan, kecintaan dalam berbuat untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Aceh yang baik”. tutupnya [AL]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button