BudayaDaerah

Disbudpar Aceh Adakan Pelatihan Monolog dalam Bingkai Tradisi

Banda Aceh – Dorong perkembangan kesenian teater khususnya monolog, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh gelar pelatihan bagi para pelatih seni dari unsur guru, pembina sanggar/komunitas teater Aceh, Kamis (25/2/2021).

Dibuka langsung oleh Sekertaris Disbudpar Aceh Cut Nurmarita, SE,. MM mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, SE., M.Si., Ak di Hotel Madinatul Zahra sore yang diikuti oleh 70 peserta.

Cut Nurmarita mengharapkan melalui pelatihan yang diadakan Disbudpar Aceh ini, para peserta mampu mengembangkan kesenian teater khususnya monolog.

“Usai mengikuti kegiatan ini kita mengharapkan dampak peningkatan kualitas karya para seniman. Untuk itu kami menunggu karya besar peserta. Kita harap peserta mendapatkan pengetahuan terkait bagaimana seni teater monolog dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

“Program ini adalah salah satu upaya Disbudpar Aceh melestarikan kesenian dengan upaya peningkatan nilai karya seni khususnya monolog,” ujar Ketua Panitia, Nurlaila Hanjah, S. Sos, MM, Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh.

“Semoga selama 3 hari pelatihan ini, para peserta mampu meningkatkan kualitas, terutama menjaga nilai-nilai tradisi melalui pementasan. Peserta juga akan mengikuti praktek seni panggung di akhir sesi, juga ada diskusi mengenai teater monolog,” ujar Nurlaila.

Nurul Wahyuni, A.Md dari Ceudah Hate mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh sebagai mitra mengapresiasi Pemerintah Aceh atas diadakannya pelatihan seniman melalui Disbudpar Aceh.

“Kegiatan ini merupakan bukti bahwa, pengembangan SDM pegiat seni teater khususnya monolog perlu difasilitasi, maka dari itu diperlukan adanya pelatihan bagi pelatih sanggar/komunitas,” ujar Nurul.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button