Aceh SelatanBudaya

Dua DPRA Beserta Lima DPRK Aceh Selatan hadiri Rapat Koordinasi Pelestarian Adat & Budaya Keluwat dikluet timur

Aceh Selatan, JARRAKPOSACEH. Dalam rangka meningkatkan kepedulian serta perlunya pelestarian adat dan kebudayaan dimasyarakat, Kecamatan Kluet Timur bekerja sama dengan Majelis Adat Aceh (MAA) Kecamatan Kluet Timur gelar Rapat Koordinasi tentang Pelestarian Adat dan Kebudayaan Keluwat Rabu 10/03/2021

Kegiatan yang diselenggarakan digedung serba guna Payadapur turut dihadirikan perwakilan MAA provinsi,Sanusi M Syarif,Anggota DPRA dari partai PAN Irfanusir Dan Safrijal / Gangam dari Partai PNA

5 Anggota DPRK Aceh Selatan beserta ketua partai nasional juga ikut berhadir, salah satunya, Baital mukadis dari partai demokrat,Asmara dari partai hanura,darman Partai Gerindra, mulyadi Partai PAN,Masrida dari Partai PKPI dan Kamalul Sebagai ketua DPD Partai Golkar Aceh Selatan

Camat Kluet Timur Gusmawi mustafa mengatakan,mengingat hal yang menyangkut pada tatanan masyarakat pihak nya melibatkan semua unsur yang berkaitan dengan Kecamatan Kluet timur seperti muspika,Mukim,Keucik,tuha pet, keujrun blang,komunitas serta pemerhati budaya lainnya

Harapan gusmawi mustafa,sangat diperlukan dukungan dari berbagai unsur baik masyarakat maupun bantuan dari sejumlah pihak demi terwujudnya Kecamatan kluet timur sebagai pusat pelestarian adat kebudayaan Keluwat

Ketua MAA Kluet Timur Yusnir Hasan, dalam sambutannya menyampaikan imbas berkembang pesatnya kemajuan teknologi, secara perlahan telah memudarkan adat istiadat dikehidupan masyarakat,

Yusnir hasan menambahkan, dengan adanya penguatan kembali tentang adat
Istiadat,dengan sendirinya budaya luar yang berkembang secara perlahan dapat segera teratasi

Selain itu Baital Mukadis Dari Partai demokrat sangat mengapresiasi dan berharap kepada panitia agar wacana pembuatan Buku Adat Kluet lebih meluas hingga sampai pada kecamatan Kluet Utara dan kluet tengah yang mayoritas penduduknya beretnis Keluwat

Semoga keluwat bisa bersatu,tetap bergandengan tangan dalam menjaganya, agar perkembangan adat menjadi lebih mudah,ungkap baital mukadis.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button